Thursday, September 17, 2009

Pinball Music Walkstation


This is one of my imagination of a portable pinball music system :O)
Those portable walkstations have some serious noise making power, the battery powered music devices are getting better and better.
Sometime when making music on such device, I feel some excitement from playing a pinball table, which is instant, interactive and addicting.

Monday, September 14, 2009

Perusahaan Indonesia di USA

Guys,
Kelihatannya mulai banyak perusahaan local yang udah mulai dilirik sama perusahaan asing. Bahkan menjadi feature dari web di USA. Pls post the link about it here. Gue mulai dari
Creative Reality Design
http://www.crd-media.com
Perusahaan Media Communication ini menang competisi desain logo yang diselenggarakan oleh web tersebut dan di Feature di halaman utama web itu:
http://www.vintagesynth.com
(Liat flash banner di akhir halaman)
bareng ama perusahaan USA/UK lainnya. Wah patut ditiru nih..bahkan logonya di cetak ke berbagai media dan dijual secara international!
http://www.cafepress.com/vintagesynth
percaya nggak sih, itu karya anak bangsa lho..so, yang lain please..

Friday, September 11, 2009

Agar Sex dengan Pasangan Tidak Membosankan

Memang musti ada variasi. Tapi yang vital adalah sisi memandang yang benar. Yaitu sex sebagai salah satu cara untuk membuat hubungan semakin indah. Dengan pemahaman yang benar dan latihan organ serta energi sex yang benar, semakin dilakukan "sex akan menjadi semakin nikmat" inilah yang akan membuat pasangan menjadi tidak menjadi bosen, bahkan saling mencintai. Bukan cuma sekedar variasi ini atau itu.

Kalau energi sex tidak dihimpun, bahkan sering dibuang-buang, manusia akan menjadi semakin sulit terangsang. Jadi cacat terselubung dan butuh bantuan yang akan mengarah kepada hal-hal ribet, mulai dari bokep, tuker pasangan, etc..cuma buat bikin agar yang namanya horny se-excite waktu remaja, waktu liat paha aja udah "teng2an" nggak karuan, hahaha..

Padahal kenikmatan itu dapat senantiasa ditingkatkan, asal kita mau sungguh2 menghargai dan menggali potensi yang diberikan olehNya kepada kita. Bukan cuma memanfaatkan dan habis manis sepah dibuang. Semoga berhasil menumbuhkan hubungan sehat yang benar..bukan secara hollywood, bukan secara umum..bukan secara kebanyakan orang..tetapi secara baik, benar dan tepat adanya.

Tuesday, September 8, 2009

Langkah Awal Menulis Novel

Input untuk langkah awal menulis novel:
1. Mulai dari gemar menulis!
Termasuk puisi, artikle, cerpen, dll. Bisa mulai dengan membuat blog.
dan dengar pendapat teman2 dan pembaca
2. Belajarlah membuat sinopsis2 yang menarik
dan minta pendapat rekan penulis
3. Cari beberapa novel referensi untuk jenis novel yang ingin kamu tulis, pelajari "kerangka"nya, seluk-beluk penulisan
dan tata bahasanya
4. Setelah medapatkan sinopsis serta pemahaman yang lebih matang mengenai
jenis novel yang akan ditulis (kerangka, gaya, target pembaca, dll)
beranikan untuk menulis. Untuk awal tidak perlu terlalu panjang
5. Semakin rapih penulisan, akan semakin memudahkan editor untuk
menyempurnakan hasil karya kamu
6. Kirim kepada beberapa penerbit dan jangan terlalu cepat berharap untuk diterima,
namun berharaplah untuk kritik dan input balik yang meski seringkali tidak enak untuk di dengar,
namun seringkali justru bisa memajukan
7. Coba dan coba lagi, dengan perbaikan, tema dan konsep yang lebih menarik, fresh dan
matang

Semoga bermanfaat.

Saturday, September 5, 2009

Inspiration of the Day


"Life is like music, it must be composed by ear, feeling and instinct, not by rule. Nevertheless, one had better know the rules" -Samuel Butler, novelist and satirist

Wednesday, September 2, 2009

Mystical Mist - Magical Match




















Mystical Mist - Magical Match,
http://www.dwiki.com/discography

Are two of my favorite album of the older form of Krakatau Band. Featuring Dwiki Dharmawan as the Keyboardist and a mixture of Jazz Music and Indonesian Traditional Instruments such as: Rebab, Suling, Kendang, Saron and Bonang.

For the fans of such type of music, these album are now very rare and hard to get. But sometime Warta Jazz might have a copy or two:
http://www.wartajazz.com/store/indonesia.html

Film Merantau

Film ini BUAGUSSS BUANGETTT! Gue nonton semua film Tony Jaa..tetep lebih suka MERANTAU..padahal sebelum nonton udah denger racun2 kritik kanan-kiri tentang ini itu....COBA BAYANGKAN, setelah sekian lama vakum dalam film yang menampilkan pencak silat, tiba2 lahir film dengan koregrafi laga se-ajaib dan sehebat itu!!!
Gue termasuk pengamat segala macem film bela diri, juga sebagai praktisi. Tetapi sangat terhibur nonton film ini.
Gerakan Tony Jaa memang lebih mantap, juga gerakan akrobatiknya..tapi menurut gue gaya berkelahinya terlalu straight..alias pukulan2 dan tendangannya cenderung lurus..kurang cengkok, lika-liku rumitnya gerakan khas bela diri Asia. Tapi gerakan2 di film ini rruuaaarrrr..biasaaaaa..gue enjoy banget! Menurut gue, sebagai film bela diri..ini sudah merupakan factor utama yang dimenangkan secara luar biasa oleh film ini.
Juga dari music, feel, picture..buat sebuah film laga, imho udah sangat artistik bangettt..kaget g ada film aksi lokal yang kayak gini. Menurut g lebih artistik dari film Ong-Bak.
Di Ong Bak 2 memang Tony Jaa memainkan berbagai senjatanya lumayan, karena dia memang mendalami ilmu pedang Thai. Tapi sayangnya waktu dia menirukan jurus Hung-Gar, Dewa Mabuk, Wushu, etc..justru jadi kehilangan karakter dan kalah dibanding mereka yang memang pakarnya, seperti Gordon Liu, Jacky Chan, Jet Li, etc..Gerakan "lurus" Thai Boxingnya selalu dominant.
Meskipun dia juga mendalami Wu-shu, but imho..tetap kentel Thai-nya dan tidak sebagus Donnie Yen atau Jet. Saya suka sama Tony Jaa, tetapi lebih enjoy karakter asli dia..keras, lurus, langsung...but, lebih suka lagi gaya fightnya pencak silat!
Nah, berbeda dengan Iko yang dominan gaya pencak silatnya. Kalo nggak salah inget, dari interviewnya, dia memang cuma belajar pencak silat. Jadi karakter silatnya alami, tidak dipaksakan dan mantap. Saya kepingin banget liat silat model si Pitung, si Buta atau Jampang yang dikelola secara matang seperti Merantau.
To me, this movie is a Diamond..meskipun masih ada sedikit lumpur di sana-sini, tapi kilaunya menyilaukan mata..sampe g ga bisa perduli sama lumpurnya lagiii!
Memang harapan penonton selalu tinggi..tapi film laga itu sangat sulit pembuatannya..dan rata2 ceritanya yah begitu2 lagi. Nah, kalau tiba-tiba bisa muncul film kayak gini, di tengah keringnya per-film-an laga LOKAL..apa nggak udah MUewaahhh banget..emang ngarepin yang kayak apa sih???
Kita butuh "National Pride" dan bela diri itu salah satu wacana yang paling efektif, mendidik dan membangun..baik secara moral, jiwa dan raga. Semangat dan pesan moral di film ini cukup menggugah. Meskipun harus mati, kebenaran harus dibela sampai titik darah penghabisan. Yuda mati tidak sia-sia..menyelamatkan banyak wanita dan menjadi teladan untuk Adit (Gelandangan Cilik) untuk menjadi pendekar yang berikutnya.
Harapan gue terhadap film ini bukan sekedar "bagus" atawa "jelek"...tapi bisa menjadi wacana yang menunjukkan betapa kayanya "BUDAYA NASIONAL" kita. Jujur, tidak kalah dari Wu-shu, Tae Kwon Do dan Karate. Juga sebagai penggugah semangat akan Bela Diri nasional, yang patut dilestarikan dan diperjuangkan keberadaannya..sebagai salah-satu harta nasional, pembangun kegagahan para pemuda bangsa..calon pendekar-pendekar sejati yang bukan hanya gagah "otak"nya karena makan bangku sekolahan..tapi gagah dalam arti yang sesungguh-sungguh dan sedalam-dalamnya..pendekar-pendekar yang rela mati - mengorbankan jiwa raga dalam memperjuangkan bangsa ini..dengar moral, mental dan pola pikir pembela kebenaran dan kebajikan. Bangsa kita butuh pendekar sejati, bukan para pejabat yang sering kali tidak seimbang jiwa-raganya dan naik tangga saja sulit..bagaimana hendak membawa bangsa ini naik...maju...terbang....!
Maaf, kalo g terlalu emosional..tapi pandanglah film ini secara positif, nasionalis dan fungsional..maka akan tampak kilau sinarnya yang..sangat kita rindukan!
Harapan saya, semoga film laga berikutnya digarap oleh insan persilatan Indonesia asli agar lebih hidup lagi gregetnya..dan lebih hidup lagi semangatnya..menghentak para calon pendekar di negeri ini. Semoga suatu hari..kita bisa bangkit dari keterpurukan..berdiri dengan bangga di depan bangsa lain, dihormati, disegani dan bisa menjadi teladan yang baik, benar dengan penuh energi kehidupan yang menghidupkan.